DimasPribadi.com

sharing and selling is fun

Siapa Bilang Narsis Itu Salah?

with 9 comments

“Ihh Narsis banget sii kamu!!”

“Dasar Narsis!!”

Kedengarannya sangat familiar kan?

Atau jangan2 anda pernah diejek seperti itu?

Kalo IYA?

ANDA BERUNTUNG!!

Tunggu sebentar….

Pasti di kepala anda sudah bergejolak dan bertanya-tanya

BERUNTUNG APANYA?

Iya…BERUNTUNG

Mau tau alasannya?

Saya selalu KAGUM kepada orang yang dikatai NARSIS oleh teman2 saya

Di mata saya, mereka adalah orang yang bernilai tinggi…

Mereka MENCINTAI diri mereka….

Mereka NYAMAN dengan diri mereka sendiri

Mereka CONFIDENCE …..

Mereka TIDAK PEDULI dan TIDAK BUTUH dengan LABEL yang diberikan lingkungan mereka

Pasti sampai sini lidah anda sudah tidak sabar untuk mengatakan…

Over Confidence Kaleee!!!

Oke..oke…saya paham

Sekarang bayangkan kondisi di bawah ini

…………………………………………………………………………………………..

Saat ini, anda adalah seorang mahasiswa..

Tidak terlalu cerdas alias papan bawah…

Nilai D dan E sudah menjadi langganan..

Wajah anda biasa saja, bahkan cenderung jelek..

Badan anda kurus, kering, pendek pula…

Anda berasal dari kalangan ekonomi bawah…

Atau bahkan mungkin..

ANDA SEORANG PENYANDANG CACAT !!

………. (saya tidak tega untuk melanjutkan lebih jauh lagi)

(Tambahkan sendiri kondisi2 paling buruk yang anda bisa bayangkan)

Oke…CUKUP!!!

Apabila kondisi anda sekarang seperti yang saya sebutkan diatas…

Apa yang anda lakukan?

Merasa TIDAK ADA HARAPAN?

Mengharapkan BELAS KASIHAN orang lain?

Atau bahkan ingin BUNUH DIRI?

Atau anda memutuskan untuk BANGKIT??

*Ini space untuk berpikir*

Jika anda memilih pilihan terakhir, saya beritahu caranya

JIKA WAJAH ANDA JELEK, BERPIKIRLAH ANDA SUDAH GANTENG/CANTIK

JIKA ANDA SEDIH, BERPIKIRLAH ANDA BAHAGIA

JIKA ANDA MISKIN, BERPIKIRLAH ANDA KAYA

KATAKAN YA LEBIH SERING DARIPADA TIDAK

Bingung??

Oke, itu wajar saja…..sayapun saat ini sedang berlatih

Saat ini cukup anda telan saja lebih dulu, berpikir terlalu banyak tidak akan membantu saat ini

Pernah dengar istilah “FAKE IT TILL YOU MAKE IT

Istilah yang sangat DAHSYAT….

Artinya kira2 seperti ini….

Sah2 saja untuk MEMPERCAYAI apa saja SEOLAH anda sudah mendapatkannya….

Hingga anda BENAR2 MENDAPATKANNYA

Ini adalah KERANGKA BERPIKIR YANG POWERFUL

Sekarang begini

Jika anda seorang penyandang cacat

Anda memilih mindset yang mana?

“SAYA BUTA”

“KARENA BUTA SAYA TERGANTUNG KEPADA ORANG LAIN”

“SAYA TIDAK MUNGKIN DAPAT MELAKUKAN SEPERTI ORANG NORMAL”

Atau

“SAYA TIDAK CACAT”

“SAYA BISA MELAKUKAN SEMUANYA SECARA MANDIRI”

“SAYA DAPAT MELAKUKAN APAPUN, KARENA SAYA NORMAL”

Kalau anda pikir saya terlalu mengada-ada….

Tanyakan saja kepada Erik Weihenmayer

Saya jamin mulut anda akan TERNGANGA tidak percaya

Saat ini kita semua sering sekali mendapat LABEL dari lingkungan

Dari kecil mungkin anda sudah diCAP …PENAKUT…BODOH… dll

Berulang-ulang……………

Sampai akhirnya anda mempercayainya dan hal itu menjadi kenyataan

Lalu apa hubungannya dengan NARSIS?

NARSIS adalah cara yang paling efektif melawan hal itu

Dengan NARSIS….anda meLABEL diri anda sendiri dengan label yang POSITIF

Ada yang berkata pada saya….”Saya takut diCAP sombong, ujub, dll”

Lagi-lagi CAP…..Lagi-lagi LABEL

Jika anda masih tergantung pada hal itu

Maka anda akan melewatkan jutaan kesempatan yang dapat membuat hidup anda lebih bahagia

Silahkan kalau anda memilih untuk TIDAK BERKEMBANG demi LABEL2 negatif dari orang2 yang belum tentu peduli dengan masa depan anda

Atau anda bisa memulai MINDSET POSITIF

Untuk menyukai diri anda sendiri

Untuk menghargai diri anda sendiri

Untuk memulai kehidupan yang menarik dengan jutaan kesempatan yang tengah menunggu anda

Written by Dimas Pribadi

March 13, 2008 at 12:19 pm

Posted in Self Development

9 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. yang nilai-nilai jelek itu…. kok keliatannya merefleksikan sesuatu yah :p

    dr

    March 15, 2008 at 5:51 am

  2. @dr

    merefleksikan diri sendiri…..mungkin..hehehe

    dmztc03

    March 17, 2008 at 12:11 pm

  3. ngomogin narsis, aku jadi ingat orang yang kamu paksa narsisđŸ˜€
    n dia tetep gk mau narsis, n kayaknya aku sepakat ma argumennya dia.
    just want to be her self, menurut dia dia gk narsis so dia gk mau narsis.
    dadi ojok dipekso-pekso ngeh …đŸ˜€

    inmyline

    April 10, 2008 at 3:19 pm

  4. monggo mampir nang blog keren iki pek

    http://prasta.wordpress.com

    * orang narsis sm blognya numpang promosi

    prasta

    April 10, 2008 at 5:26 pm

  5. @inmyline

    koreksi bos, aku ga ada niatan maksa kok, aku cuma NGETES seberapa cerdas dia dalam berargumen, ya kalo kamu setuju sama dia ya silakan, aku g ngelarang ko..kekekek……

    jargon “jadi diri sendiri” menurutku adalah
    jargon yang menyesatkan…..
    jargon yang membuat diri kita tidak berkembang….
    jargon yang selalu jadi alasan ketika kita TIDAK MAMPU meraih sesuatu
    jargon yang menjadi defence mechanism ketika kita kurang bisa beradaptasi….

    “BEING YOUR BEST SELF”

    adalah line yang menurutku jauh lebih baik daripada “JUST BE YOURSELF”
    karena “BEING YOUR BEST SELF” membuat kita selalu belajar, berkembang, beradaptasi dengan lingkungan, dan tidak mundur ketika menghadapi persoalan…

    Alkisah di sebuah universitas antah berantah……

    ada seorang cewe pinter, cantik, seksi, mandiri berkata “aku biasa aja ko”
    maka cowo2 akan bersorak “udah cakep, pinter, rendah hati lagi, bener2 cewe idaman”

    dan ada seorang cewe jelek, g seberapa pinter berkata “aku biasa aja ko”
    maka cowo2 berkata “emang kamu jelek, baru nyadar?”, lalu si cewe jelek memandang iri si cewe cakep, pergi menyendiri ke kamar mandi dan menyayat2 urat nadi nya sambil menangisi nasibnya yang jelek.

    kemudian ada cewe g kalah jeleknya ngomong “aku emang imut dan pinter”, cowo2 bersorak “dasar g tau malu, uda jelek…bla..bla”, lalu si cewe bilang dengan pede “SIAPA ELU BERHAK NGATAIN GUA, NYOKAP GW AJA BILANG GW CANTIK” sambil pergi dengan riang ke kos temen buat minta ajarin STATKOM

    dmztc03

    May 9, 2008 at 7:04 pm

  6. Baca Tulisan ini aku jadi merenung…
    Bagus banget dan jujur, aku suka.
    Aku yang biasanya dibilang NARSIS seperti judulmu jadi merasa banggaaaa gimana gitu hohoho (Keluar deh Narsisku hahahhahaha)

    Bener, Dim intinya ya tetap deh HIDUP NARSIS!!!!

    bebe

    June 13, 2008 at 8:02 am

  7. @bebe
    haha…bertambah lagi satu pasukan narsis..hehe

    dimasrlp

    June 14, 2008 at 6:05 am

  8. […] bukannya mengakui bahwa Anda takut bahwa dia tidak menyukai Anda. Kadang-kadang kita memberi LABEL kepada orang lain seperti egois, sombong atau keras kepala untuk menyingkirkan tanggung jawab dan […]

  9. […] Sombong yang saya maksud disini adalah overpede yang dibungkus dengan humor alias NARSIS. Jangan takut dikatain narsis sebab itu adalah sebuah pujian untuk anda. Sombong bukan berarti […]


Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: