“Ihh Narsis banget sii kamu!!”

“Dasar Narsis!!”

Kedengarannya sangat familiar kan?

Atau jangan2 anda pernah diejek seperti itu?

Kalo IYA?

ANDA BERUNTUNG!!

Tunggu sebentar….

Pasti di kepala anda sudah bergejolak dan bertanya-tanya

BERUNTUNG APANYA?

Iya…BERUNTUNG

Mau tau alasannya?

Saya selalu KAGUM kepada orang yang dikatai NARSIS oleh teman2 saya

Di mata saya, mereka adalah orang yang bernilai tinggi…

Mereka MENCINTAI diri mereka….

Mereka NYAMAN dengan diri mereka sendiri

Mereka CONFIDENCE …..

Mereka TIDAK PEDULI dan TIDAK BUTUH dengan LABEL yang diberikan lingkungan mereka

Pasti sampai sini lidah anda sudah tidak sabar untuk mengatakan…

Over Confidence Kaleee!!!

Oke..oke…saya paham

Sekarang bayangkan kondisi di bawah ini

…………………………………………………………………………………………..

Saat ini, anda adalah seorang mahasiswa..

Tidak terlalu cerdas alias papan bawah…

Nilai D dan E sudah menjadi langganan..

Wajah anda biasa saja, bahkan cenderung jelek..

Badan anda kurus, kering, pendek pula…

Anda berasal dari kalangan ekonomi bawah…

Atau bahkan mungkin..

ANDA SEORANG PENYANDANG CACAT !!

………. (saya tidak tega untuk melanjutkan lebih jauh lagi)

(Tambahkan sendiri kondisi2 paling buruk yang anda bisa bayangkan)

Oke…CUKUP!!!

Apabila kondisi anda sekarang seperti yang saya sebutkan diatas…

Apa yang anda lakukan?

Merasa TIDAK ADA HARAPAN?

Mengharapkan BELAS KASIHAN orang lain?

Atau bahkan ingin BUNUH DIRI?

Atau anda memutuskan untuk BANGKIT??

*Ini space untuk berpikir*

Jika anda memilih pilihan terakhir, saya beritahu caranya

JIKA WAJAH ANDA JELEK, BERPIKIRLAH ANDA SUDAH GANTENG/CANTIK

JIKA ANDA SEDIH, BERPIKIRLAH ANDA BAHAGIA

JIKA ANDA MISKIN, BERPIKIRLAH ANDA KAYA

KATAKAN YA LEBIH SERING DARIPADA TIDAK

Bingung??

Oke, itu wajar saja…..sayapun saat ini sedang berlatih

Saat ini cukup anda telan saja lebih dulu, berpikir terlalu banyak tidak akan membantu saat ini

Pernah dengar istilah “FAKE IT TILL YOU MAKE IT

Istilah yang sangat DAHSYAT….

Artinya kira2 seperti ini….

Sah2 saja untuk MEMPERCAYAI apa saja SEOLAH anda sudah mendapatkannya….

Hingga anda BENAR2 MENDAPATKANNYA

Ini adalah KERANGKA BERPIKIR YANG POWERFUL

Sekarang begini

Jika anda seorang penyandang cacat

Anda memilih mindset yang mana?

“SAYA BUTA”

“KARENA BUTA SAYA TERGANTUNG KEPADA ORANG LAIN”

“SAYA TIDAK MUNGKIN DAPAT MELAKUKAN SEPERTI ORANG NORMAL”

Atau

“SAYA TIDAK CACAT”

“SAYA BISA MELAKUKAN SEMUANYA SECARA MANDIRI”

“SAYA DAPAT MELAKUKAN APAPUN, KARENA SAYA NORMAL”

Kalau anda pikir saya terlalu mengada-ada….

Tanyakan saja kepada Erik Weihenmayer

Saya jamin mulut anda akan TERNGANGA tidak percaya

Saat ini kita semua sering sekali mendapat LABEL dari lingkungan

Dari kecil mungkin anda sudah diCAP …PENAKUT…BODOH… dll

Berulang-ulang……………

Sampai akhirnya anda mempercayainya dan hal itu menjadi kenyataan

Lalu apa hubungannya dengan NARSIS?

NARSIS adalah cara yang paling efektif melawan hal itu

Dengan NARSIS….anda meLABEL diri anda sendiri dengan label yang POSITIF

Ada yang berkata pada saya….”Saya takut diCAP sombong, ujub, dll”

Lagi-lagi CAP…..Lagi-lagi LABEL

Jika anda masih tergantung pada hal itu

Maka anda akan melewatkan jutaan kesempatan yang dapat membuat hidup anda lebih bahagia

Silahkan kalau anda memilih untuk TIDAK BERKEMBANG demi LABEL2 negatif dari orang2 yang belum tentu peduli dengan masa depan anda

Atau anda bisa memulai MINDSET POSITIF

Untuk menyukai diri anda sendiri

Untuk menghargai diri anda sendiri

Untuk memulai kehidupan yang menarik dengan jutaan kesempatan yang tengah menunggu anda

Dari judulnya aja udah heboh banget khan?….

Pertama-tama saya sengaja nulis ini karena berawal dari hobiku belakangan ini yaitu seputar : Self Improvement ,Communication, Psychology (bosen ngoding)

Saya akhir2 ini tergila-gila dengan berbagai artikel dengan topik2 diatas.

Seperti kecanduan…

Saya mengenal istilah “Romantic Communication” (RC) dari Bapak Edi Setiawan, salah seorang trainer berpengalaman yang sudah memberi pelatihan ke perusahaan-perusahaan besar nasional, seperti Telkomsel, dll.

RC kebetulan adalah sebuah produk berbentuk seminar dari lembaga training milik Bapak Edi tersebut

dan saya tidak mengikutinya…

Gambaran kasar yang pertama saya tangkap dari obrolan dengan beliau, RC adalah cara berkomunikasi untuk mendekatkan kita dengan target. Karena itu seminar ini dikhususkan untuk jomblowan dan jomblowati yang ingin segera mendapatkan pasangan, atau lebih dekat dengan target.

RC (lagi2 kata sang trainer) merupakan bentuk komunikasi tertinggi….yaitu komunikasi antar jiwa

Maksutnya antar jiwa?

Maksutnya adalah ketika 2 orang tersebut saling mengetahui sama persis apa yang masing2 rasakan. Emosi mereka bertautan satu sama lain.

Bila anda g ngerti? Itu wajar……sayapun baru menyadari artinya pada hari saya menulis artikel ini

Dan saat ini di kepala saya masih terkagum-kagum

Karena saya baru saja merasakan efeknya…

IT WAS AMAZING!

Saya benar-benar sangat terkejut….

Saat itu perasaan kami benar2 seperti ….

SANGAT MENYATU…SANGAT INTIM

Padahal saya hanya berbicara dengan seorang kenalan yang tidak pernah bertemu

Bicara lewat Yahoo Messenger pula!

Anda tau apa yang kami bicarakan saat itu?

We were talking about FEELING

With full of EMOTION

ya…EMOTION

Saya baru menyadari bahwa saya terlalu banyak memakai LOGIKA ketika berbicara dengan seorang teman…..PRIA atau WANITA

SAYA SECARA TIDAK LANGSUNG MENYAMAKAN WANITA DENGAN PRIA

Saat itu saya mencoba untuk berbicara memakai EMOSI (perasaan) kepada teman saya

Saya menceritakan sebuah cerita (dari buku) , mengaitkan cerita tersebut dengan hidup saya, dan menumpahkan apa yang saya rasakan melalui tulisan2 kepada teman saya.

Dan BOOM!!

Our hearts suddenly connected…

Tiba-tiba obrolan garing itu berubah menjadi SANGAT INTIM.

Tiba-tiba kami merasa sangat dekat

Merasa mengenal satu sama lain selama bertahun-tahun

Padahal hanya teman Friendster yang ngobrol-pun jarang. Itupun hanya sekedar basa-basi seperti tanya kabar, lagi ngapain, dll.

It’ s so DAMN AMAZING

Saat itu saya sadar….

Apa ini yang disebut RC oleh sang trainer tadi?

Jujur saja saya benar2 sinis saat mengetahui hal ini dari sang trainer.

karena saya memang orang yang tidak gampang percaya, namun suka mencoba hal baru

Oke…rahasianya adalah….

STORYTELLING + EMOTION

Storytelling adalah cara kita bercerita …

Emotion adalah apa yang kita bayangkan di kepala kita….

“Anak itu menangis”

“Anak itu merasa hatinya seperti ditusuk-tusuk…. dia merasa susah bernafas hingga air matanya mengalir perlahan membasahi pipi”

See the different?

Mirip bahasa dalam novel khan?

Itulah kenapa banyak wanita yang suka membaca novel

Karena novel benar2 menggambarkan secara detil….perasaan toko2 didalamnya
Bayangkan jika anda STORYTELLING, kemudian menambahkan EMOSI anda seolah-olah anda mengalaminya sendiri….

Audiens anda akan tersedot ke dalam dunia yang anda ceritakan….bahkan seolah-olah ikut mengalaminya sendiri

Apalagi jika audiensnya seorang wanita dimana katanya emosi lebih memegang kendali

It’s like…..KLIK and dua hati saling memahami!

Mungkin itulah yang disebut “Romantic Communication” yang baru saja saya alami lewat chatting :D

Visualisasi

Visualisasi atau bagaimana anda bisa membayangkan sesuatu dengan sangat kuat adalah alat yang sangat berguna bagi para praktisi psikologi untuk mengubah seseorang maupun memotivasi seseorang. Dalam meraih sukses, kita juga harus bisa memanfaatkan alat praktis yang sederhana ini.

Begitu pentingnya kemampuan imajinasi anda ini sehingga Albert Einstein pernah berkata, “Imagination is everything. It is the preview of life coming attraction”. Imajinasi adalah segalanya, imajinasi adalah gambaran akan kehidupan yang akan datang.

Kita harus bisa membayangkan apa yang kita inginkan dengan setepat mungkin. Misalnya saja anda menginginkan sebuah rumah mewah. Bayangkanlah seberapa besar rumah yang anda inginkan itu. Bayangkan bagaimana bentuk bangunannya. Bayangkan bagaimana taman – tamannya tertata rapid dan apik. Bayangkan apa saja yang ada di rumah itu. Berapa ruangan yang ada dan untuk apa saja.

Gunakan imajinasi anda dengan tepat. Bayangkan dengan jelas apa yang ingin anda raih, bagaimana anda akan meraihnya, dan kapan anda akan meraihnya. Tuliskan dan buat daftar, taruh gambarnya di meja kerja anda, usahakan anda selalu bisa melihat apa yang ingin anda raih.

Semakin jelas bayangan yang anda lihat, semakin dekat anda dengan tujuan anda. Hal ini dikarenakan visualisasi akan memacu daya kreativitas anda. Visualisasi memacu kemampuan anda untuk berpikir dengan lebih kreatif dan membuat keinginan kita terasa lebih nyata. Akibatnya, kita bisa merasakan kebutuhan – kebutuhan yang perlu kita penuhi untuk meraih impian kita itu.

Visualisasi yang kuat secara tidak langsung menarik orang lain untuk mendekat. Misalnya saja kita berkata kalau kita ingin menjalankan sebuah bisnis. Bila kita bisa menceritakan keinginan kita ini dengan detail pada orang lain, mungkin saja dia kan tertarik dan akhirnya menjadi rekanan kita.

Kemampuan kita untuk memvisualisasi sesuatu dengan kuat dan tepat apa yang kita inginkan akan sangat penting bagi kehidupan kita. Bila anda bisa membayangkan dengan akurat, anda pasti akan bisa meraihnya juga! Apapun yang anda inginkan, apakah itu rumah mewah, mobil mewah, mendapat promosi, dan lain sebagainya, cobalah untuk membayangkannya dengan mendetail dan rasakan bagaimana sensasinya saat hal itu benar – benar anda dapatkan.

rolls-drophead-f3q-s.jpgvilla-dora12.jpg

Manfaatkanlah kekuatan visualisasi ini juga untuk membantu anda dalam meraih apapun dalam hidup ini yang anda inginkan. Dalam lagu I Believe I Can Fly, salah satu text nya berkata, “If I can see it, then I can do it. If I just believe it, there’s nothing to it”. Bila anda bisa melihatnya, anda bisa meraihnya. Bila anda percaya, tidak ada yang bisa menghalangi anda.

Jadi, gunakanlah imajinasi anda ini dengan baik. Anda bisa meraih apapun yang anda inginkan sepanjang anda bisa melihatnya dengan jelas!

(taken from www.tanadisantoso.com)

Ada tujuh karakter penting yang membuat seorang pemimpin dianut oleh karyawan atau bawahannya. Tujuh karakter penting itu saling terkait antara satu dengan yang lain. Sehingga ketujuh karakter ini tidak bisa dipisahkan. Apa saja tujuh hal itu?

Mitra bisnis, dalam business wisdom kesempatan ini saya ingin menelaah tentang kepemimpinan atau leadership. Apa sih yang membuat anak buah, karyawan, atau bawahan itu mau mendengarkan gaya kepemimpinan Anda.

Ada tujuh hal penting yang membuat seseorang itu mau dipimpin atau menurut kepada Anda. Pertama, bila anda sebagai pemimpin memperlakukan mereka dengan rasa hormat. Tidak semua orang memang gila hormat, tetapi siapapun orangnya juga tidak mau untuk dihina. Kalau kita bisa memperlakukan karyawan atau bawahan kita dengan rasa hormat, maka mereka akan menghargai itu.

Kedua, seorang pemimpin harus bisa memberikan inspirasi kepada bawahannya. Pemimpin harus mampu memberikan inspirasi, visi, dan misi ke mana sebenarnya arah perjalanan kita. Kalau mau maju, apa pula yang diinginkan.

Ketiga, karyawan atau bawahan akan menurut bila Anda dapat mengajarkan sesuatu, memberikan sebuah ilmu atau kemampuan. Sehingga semuanya dapat belajar dan tumbuh menjadi karyawan yang lebih baik.

Keempat, pemimpin harus dapat mentoleransi sebuah kesalahan yang tentu saja bukan kesalahan yang sama dan telah dibuat berulang-ulang. Tetapi sebuah kesalahan yang terjadi sekali saja.

Kelima, pemimpin harus mau berkomunikasi dengan jujur dan terbuka. Karena kalau kita tidak mampu mengomunikasikan diri kita dengan bawahan, maka akan terjadi ketidakpastian dan salah paham di antara mereka.

Keenam, anak buah harus percaya terhadap apa yang dijalankan oleh pimpinannya. Kalau anak buah tidak percaya dan merasa bahwa pemimpinnya menipu, mau menangnya sendiri, mau enaknya saja, tetapi tidak mau bekerja dengan benar dan jujur, maka bawahannya tidak akan menurut.

Ketujuh, pimpinan harus mau melakukan apa yang telah diajarkan. Jadi kalau dia bilang harus hidup dengan baik, maka dia harus mempunyai cermin dari hidup yang baik itu. Kalau tidak, mereka akan menganggap Anda hanya berbicara tanpa memberikan contoh yang benar. Pemimpin yang baik harus mempunyai ketujuh karakter tersebut.

Demikian business wisdom hari ini. Semoga bermanfaat bagi Anda atau orang-orang di sekitar Anda.

(taken from www.tanadisantoso.com)

« Previous Page